Concrete Hammer Test Manual

HT-225 B

Concrete Hammer Test Manual HT-225 B merupakan alat uji non-destruktif (Non-Destructive Test/NDT) yang digunakan untuk memperkirakan kuat tekan dan keseragaman mutu beton tanpa merusak struktur. Alat ini bekerja berdasarkan metode rebound hammer (Schmidt Hammer), yaitu mengukur nilai pantulan (rebound value) dari massa pegas yang menumbuk permukaan beton. Dengan desain yang ringkas, ringan, dan mudah dioperasikan, HT-225 B menjadi salah satu alat uji beton yang praktis dan ekonomis.

Keunggulan

  1. Menilai kekuatan beton secara aman tanpa perlu melubangi, memotong, atau merusak elemen bangunan yang diuji.
  2. Memberikan data indikasi keseragaman dan nilai pantulan (rebound) mutu beton dalam hitungan detik per titik uji.
  3. Desain manual yang ringkas memudahkan operator membawa serta menggunakan alat langsung di berbagai lokasi proyek lapangan.
  4. Sanggup menguji berbagai sudut kemiringan permukaan struktur beton dengan rentang ukur kekuatan efektif antara 10 hingga 60 MPa.
  5. Menjadi solusi pemeriksaan awal kualitas beton yang lebih ekonomis dibandingkan metode uji tekan laboratorium tradisional (destructive test).

Additional information

Weight 1 kg
Dimensi

± Ø54 × 280 mm

Jenis Alat

Manual Concrete Rebound Hammer / Schmidt Hammer

Metode Pengujian

Non-Destructive Test (NDT)

Rentang Pengukuran

10 – 60 MPa

Energi Tumbukan

2,207 Joule (0,225 kgf·m)

Panjang Pegas

75 ± 0,3 mm

Nilai Rebound pada Steel Anvil

80 ± 2

Radius Ujung Penumbuk

25 ± 1 mm

Standar Acuan

ASTM C805, EN 12504-2, JGJ/T 23-2001

Aplikasi :

  1. Pengujian kuat tekan beton secara non-destruktif.
  2. Pemeriksaan mutu beton pada kolom, balok, pelat, dan dinding.
  3. Inspeksi struktur gedung, jembatan, bendungan, dan jalan beton.
  4. Quality control pada proyek konstruksi.
  5. Laboratorium teknik sipil dan perusahaan pengujian material.
  6. Evaluasi kondisi struktur beton sebelum renovasi atau rehabilitasi.

Perawatan :

  1. Bersihkan permukaan alat setelah selesai digunakan agar bebas dari debu dan kotoran.
  2. Simpan alat di dalam carrying case untuk melindungi dari benturan dan kelembapan.
  3. Lakukan kalibrasi secara berkala menggunakan steel anvil untuk memastikan akurasi pengukuran.
  4. Hindari menjatuhkan atau membenturkan alat karena dapat memengaruhi mekanisme internal.
  5. Gunakan hanya pada permukaan beton yang bersih, rata, dan kering untuk memperoleh hasil pengujian yang akurat.
  6. Periksa kondisi pegas, penumbuk, dan indikator secara berkala, lalu lakukan servis jika diperlukan.
Video:
Katalog:

Catalogue not available.

Produk Terkait

WhatsApp Toss Teknik

untuk mendapatkan penawaran harga terbaik & layanan pre-order khusus!